Pemda Diminta Siapkan Anggaran untuk Tahapan Pilkada 2017

Jakarta – Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akan kembali berlangsung pada 2017 di 101 daerah. Pemerintah daerah (pemda) yang menggelar pilkada pada 2017, diminta mengalokasikan dananya untuk semua tahapan. Adapun tahapan pertama sudah dimulai pada Mei 2016. “Intinya tidak ada alasan bagi daerah untuk tidak menganggarkan anggaran bagi Pilkada 2017 yang tahapannya dimulai Mei 2016,” kata Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Reydonnyzar Moenek, Senin (29/2).

Dia menyatakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menyiapkan regulasi pendanaan pilkada 2017. Regulasi itu yakni Peraturan Mendagri (Permendagri) Nomor 52/2015 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2016. “Regulasi sudah kita siapkan. Jadi daerah sudah harus siap. Termasuk opsi melakukan pengeluaran mendahului penetapan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) tanpa persetujuan DPRD yang nanti ditampung di perubahan melalui perubahan peraturan kepala daerah tentang penjabaran APBD tanpa persetujuan DPRD,” jelasnya.

Dia menambahkan, besaran dana pilkada akan dibicarakan antara penyelenggara dengan pemda. “Besaran sesuai dengan kebutuhan. Nanti standar harga ditetapkan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) terkait honorarium. Ini agar tidak ada perbedaan, sebelumnya kan diserahkan ke daerah. Sedangkan barang dan jasa sesuai dengan perpres (peraturan presiden),” imbuhnya.

Sumber : Beritasatu.com/Suara Pembaruan/Carlos KY Paath/WB