Ketua Umum DPP Perindo Harry Tanoesoedibjo Menjamu Cagub Petahana Ridho

Jakarta (Lampungnetwork.com) -- Cagub petahana, M. Ridho Ficardo, Minggu (18-2) sore, dijamu makan bersama oleh Ketua Umum DPP Perindo, Harry Tanoesoedibjo atau yang beken disapa HT, di kantor partai tersebut, di Jln Pangeran Diponegoro, no 29, Menteng, Jakarta.

Acara makan bersama itu bagian dari silaturahmi Ridho dengan HT yang juga Bos MNC Group tersebut. Sebelumnya, Ridho yang didampingi Imer Darius, Yandri Nazir dan Budiman AS, diantar oleh Ketua DPW Perindo Lampung, Jolly Sanggam, dan sekretarisnya, Marpen Effendi, menerima pernyataan dukungan sebagai cagub Lampung dari DPP Perindo yang diserahkan langsung oleh HT.

Ridho juga menandatangani kontrak politik dengan DPP Perindo, disaksikan HT yang didampingi Sekjen DPP Perindo, Ahmad Rofiq, bendahara umum Perindo, Henri Suparman, dan beberapa tokoh partai tersebut lainnya.

Dengan penyerahan dukungan kepada Ridho Ficardo sebagai cagub Lampung itu, HT menginstruksikan seluruh kader Perindo di Lampung untuk berjuang maksimal guna memenangkan kembali sang petahana. Secara khusus, dia memerintahkan Jolly Sanggam sebagai Ketua DPW Perindo Lampung untuk segera menyolidkan barisan internal dan mengkordinasikan pergerakan pemenangan dengan seluruh partai koalisi pengusung dan pendukung Ridho-Bachtiar.

Atas pernyataan dukungan Perindo itu, Ridho menyatakan terimakasih dan akan menyertakan seluruh potensi kader partai tersebut dalam gerakan pemenangannya.  "Saya sangat bangga mendapat dukungan Perindo ini, apalagi Pak HT mau ikut berjuang bersama-sama untuk kemenangan saya dan Pak Bachtiar demi kemajuan Lampung Dan peningkatan perekonomian masyarakatnya," kata Ridho yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Lampung.

Sumber : Lampungnetwork.com - Rudhy.HR.

Panglima TNI : FKPPI Harus Tetap Solid dan Kokoh Sebagai Organisasi Independen

(Lampungnetwork.com) Jakarta -- Tidak semestinya organisasi FKPPI dibawa oleh kepentingan partai tertentu dalam perebutan politik kekuasaan. Untuk itu, Generasi Muda FKPPI harus tetap solid dan kokoh sebagai organisasi yang independen serta tidak larut pada godaan politik.

 Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jendeal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan 330 peserta Rapat Pimpinan Pusat III-2017 Generasi Muda FKPPI dengan tema “Generasi Muda FKPPI Sebagai Agen Perubahan Yang Independen, Mandiri dan Netral Yang Sesuai Visi dan Misi TNI-Polri Dalam Menjaga NKRI dan Kebangsaan”, bertempat di Hotel Ijen Malang, Jawa Timur.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa Generasi Muda FKPPI harus tetap menjadi wadah bagi putra putri TNI-Polri yang memiliki tekad dan semangat yang tinggi serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 “Generasi Muda FKPPI harus berperan aktif melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan kesejahteraan sosial, serta melanjutkan misi anak TNI-Polri di tengah konflik ancaman dan tantangan yang harus dihadapi bangsa ini,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengajak Generasi Muda FKPPI menentukan sikap untuk menegakkan prinsip-prinsip dasar yang menjiwai organisasi dan menjadikan organisasi FKPPI yang mewadahi hanya Putra Putri TNI-Polri dan Purnawirawan, baik yang aktif maupun yang sudah Purnawirawan.

 “Prinsip-prinsip dasar organisasi Generasi Muda FKPPI itu adalah independen, mandiri, non partai serta organisasi yang mengedepankan kader untuk melahirkan pemimpin-pemimpin yang berjiwa Pancasila dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan agar Generasi Muda FKPPI harus mampu menghimpun dan menjadi manusia berkepribadian Pancasila dan berbudi luhur, sehingga terbentuk kader-kader pemimpin yang cerdas dan setia kepada NKRI. “Generasi Muda FKPPI banyak melahirkan pemimpin-pemimpin yang berjiwa Pancasila dan mencintai NKRI,” ucapnya.

“Saya datang ke sini bersama para Kepala Staf Angkatan dan Panglima Kotama adalah sebagai orang tuamu, darah kami juga mengalir di dalam tubuhmu, kami semua berada di sini untuk meluruskan agar organisasi yang dibentuk dan didirikan dengan niat yang luhur bisa berlanjut dan bisa berhasil,” tutur Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengajak para peserta Rapat Pimpinan Pusat III-2017 Generasi Muda FKPPI agar manfaatkan momen ini sebagai sarana konsultasi. “Rapatkan barisan guna menghasilkan AD/ART yang jelas dan benar-benar menjadikan rumah untuk kita bersama,” pungkasnya.

 

Sumber : Berita 1 …. Rudhy.HR

Jaringan Bom Panci Rencanakan Ledakan di Stadion GBLA

BANDUNG(LampungNetwork.com) --, Detasemen Khusus Antiteror 88 kembali menangkap seorang tersangka yang diduga jaringan perakit bom panci yang meledak di sebuah kontrakan kawasan Buah Batu, Bandung.

Kali ini polisi menangkap YC (Yongki Candra-red), tersangka yang turut merencanakan teror, di Kampung Sirnagalih, Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Senin, 17 Juli 2017. “Terduga YC ikut membantu merakit bom,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam pesan singkatnya, Selasa (18/7).

YC merupakan terduga teroris keenam dari sel baru Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung. Sebelumnya, polisi sudah menangkap lima orang anggota jaringan tersebut dalam keadaan hidup-hidup. Perkembangan penangkapan para terduga ini berawal dari pengakuan AW, penyewa kontrakan kamar di Buah Batu, tempat terjadinya ledakan di Buah Batu, Bandung, 8 Juli 2017 lalu.

Berdasarkan pemeriksaan para tersangka, termasuk YC, polisi mendapatkan informasi baru seputar lokasi teror. Salah satunya adalah rencana meledakan bom panci di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). “YC dan AW mengadakan pertemuan, dalam pertemuan itu bahwa rencana amaliyah Agus yaitu di stadion sepakbola Persib di Gedebage,” kata Yusri.

Mereka juga sudah menyiapkan bahan bom untuk diledakan. AW, sambung Yusri, sudah menyiapkan bahan yang beratnya antara tiga sampai lima kilogram. Mereka juga sudah melakukan survei dan ujicoba di sebuah rumah makan di kawasan Astana Anyar, Bandung. Namun ujicoba itu gagal. “Bahan baku masih basah,” terang Yusri.

Polisi juga sudah menggeledah kediaman YC di Ibun, Kabupaten Bandung. Tempat itu menjadi lokasi penyimpanan rangkaian yang diduga bagian dari bahan rakitan bom panci. “Ada aki, rangkaian elektronik,” terang Yusri.

Para tersangka ini diketahui mempelajari dan sepakat mendukung ideologi ISIS dan JAD lewat internet. Pelajaran merakit bom juga mereka dapatkan lewat dunia maya. “YC sudah bersedia jadi pengantin meledakan bom panci di Stadion Gelora Bandung Lautan Api,” tambah Yusri.

 

Sumber : SP LampungNetwork.com/Rudhy.HR

Mubes IWO akan Dihadiri Wartawan Online dari Aceh hingga Papua

JAKARTA(LN.Com) - Sekitar 300  wartawan yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Wartawan Online (IWO) akan hadir dalam acara Musyawarah Bersama (Mubes) IWO I, di Hotel Puri Mega, Jalan Pramuka Nomor 59, Jakarta Pusat pada tanggal 8-9 September 2017.

Mubes IWO I adalah upaya mengkonsilidasikan seluruh anggota IWO dari Sabang-Merauke, dalam menyamakan  visi dan persepsi kedepan melihat perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Menurut Witanto, pengurus IWO dari provinsi Papua hingga Aceh siap hadir di acara Mubes. "Mubes IWO I akan serius melihat persoalan perkembangan media sosial, dan akan mengambil peran berperang melawan berita hoax yang sangat merugikan dan menghancurkan keutuhan bangsa," tegas Sekjen IWO Witanto, saat meninjau lokasi Mubes di Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Witanto mengemukakan, IWO akan menggodok Kode Etik wartawan online,  kami beri nama KEWO, yang sampai saat ini belum ada untuk menjadi pedoman bagi wartawan online. Padahal, kode etik adalah "kompas" bagi wartawan dalam penulisan berita.

Sehingga lanjutnya, wartawan dalam menulis memahami apa yang diberitakan melalui Kode Etik. "Kami  juga ingin melindungi wartawan yang tergabung dengan IWO, dengan terbentuknya KEWO. Perlu dipahami, kode etik wartawan online berbeda dengan kode etik wartawan cetak," ujarnya.

Diakui Witanto, terselenggaranya Mubes IWO I karena peran bantuan beberapa perusahaan yang mengapresiasi keberadaan IWO selama ini, sehingga Mubes IWO I dapat terselenggara. Para sponsorship yang terlibat dalam membantu Mubes  IWO yakni, Akses Prima Indonesia, Indonesian Cloud, Master System, Data Comm, Vertanews.tv.

"Mubes IWO I ini akan disiarkan secara live streaming melalui web www.celebesnews.id, dan dapat pula diakses melalui aplikasi android dan IOS dengan cara mendownload aplikasi celebesnews di playstore dan Appstore. Dapat juga disaksikan melalui akun facebook celebesnews.id  dan  Youtube celebesnews.id," ujar Witanto.

 

Sumber : LampungNetwork.com/Helmy

Oknum Sipir Jadi Kurir Sabu Ditembak

SURABAYA (LampungNetwork.com) -- Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur (BNNP Jatim)mengungkap peredaran narkoba di Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas 1 Surabaya di Porong, Sidoarjo, setelah menangkap seorang sipir setempat yang diduga terlibat sebagai pengatur masuknya barang haram tersebut. AR ditembak kaki kanannya karena mencoba kabur saat disergap di dekar RSUD Sidoarjo, pada Sabtu (15/7) malam.

"Kami tangkap petugas sipir Lapas Porong berinisial AR dan menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam bungkus plastik seberat 20 gram," ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jatim Wisnu Chandra, Minggu (16/7).

Dia mengatakan, penangkapan AR dilakukan pada Sabtu malam, sekitar pukul 19.40 WIB."Kami geledah di dalam kendaraan yang dibawanya dan kami temukan narkotika jenis sabu-sabu tersebut yang disembunyikan dalam bungkus rokok," katanya.

Wisnu mengatakan gerak-gerik AR telah diawasi sejak lama setelah diperoleh informasi tentang pelaku yang kerap membawa narkoba ke dalam Lapas Porong. Petugas BNNP Jatim mengendus AR sedang ada pertemuan dengan pelaku lainnya yang akan memasok narkoba jenis sabu tersebut ke dlaam Lapas Porong yang bertempat di RSUD Sidoarjo."Pertemuan dipilih di RSUD Sidoarjo karena AR malam itu sedang piket menjaga narapidana yang sakit dan sedang dirawat di RSUD Sidoarjo," katanya.

Kepada petugas BNNP Jatim, AR mengaku hanya berperan sebagai kurir dengan imbalan sekali ambil barang berkisar antara Rp1 hingga Rp3 juta, atas perintah seorang narapidana di Lapas Porong berinisial A. Namun menurut Wisnu, peran AR justru sebagai pengatur jalur masuk narkoba ke dalam Lapas Porong. "Dia adalah sipir yang justru bekerja di bawah perintah narapidana. Dia dikendalikan untuk mengambil barang dari luar untuk masuk ke dalam Lapas Porong," ujarnya.

AR terancam pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2), juncto pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksiimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Saat ini, lanjut Wisnu, BNNP Jatim terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap asal narkoba jenis sabu-sabu tersebut. "Selanjutnya terhadap narapidana berinisial A di Lapas Porong, kami akan bekerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur untuk melakukan pengembangan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Sumber : SP. LampungNetwork.com/Rudhy.HR